Pages

Minggu, 12 Mei 2013

KOMUNIKASI DATA


PENDAHULUAN

Pertama kali komputer ditemukan, ia belum bisa berkomunikasi dengan sesamanya. Pada saat itu komputer masih sangat sederhana. Berkat kemajuan teknologi di bidang elektronika, komputer mulai berkembang pesat dan semakin dirasakan manfaatnya dalam kehidupan kita. Saat ini komputer sudah menjamur di mana-mana. Komputer tidak hanya dimonopoli oleh perusahaan-perusahaan, universitas-univeristas, atau lembaga-lembaga lainnya, tetapi sekarang komputer sudah dapat dimiliki secara pribadi seperti layaknya kita memiliki radio.

Mayoritas pemakai komputer terdapat di perusahaan-perusahaan atau kantor-kantor. Suatu perusahaan yang besar seringkali memiliki kantor-kantor cabang. Apabila suatu perusahaan yang mempunyai cabang di beberapa tempat adalah tidak efisien apabila setiap kali dilakukan pengolahan datanya harus dikirim ke pusat komputernya dengan cara manual. Perlu diperhatikan bahwa berfungsinya suatu komputer untuk menghasilkan informasi yang benar-benar handal, maka sedapat mungkin data yang dimasukkan benar-benar asli dari tangan pertama pencatat datanya, dan belum mengalami pengolahan dari tangan ke tangan.

Apabila demikian bagaimana dengan data yang akan dioleh berasal dari cabang-cabang yang tersebar di beberapa tempat yang jauh letaknya dari pusat komputer. Di sini pentingnya dibangun suatu sistem komputerisasi, terutama untuk mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk pengolahan data. Tetapi kenyataannya, dalam sirkulasi suatu sistem pengolahan data, pengolahan itu sendiri hanya suatu bagian. Secara garis besar suatu sistem sirkulasi pengolahan data terdiri dari pengumpulan data, pemrosesan, dan distribusi. Dari sirkulasi ini masalah yang banyak dijumpai dari perusahaan-perusahaan justru dalam hal pengumpulan data dan distribusi data dan informasi untuk beberapa lokasi.

Pengertian Komunikasi data berhubungan erat dengan pengiriman data menggunakan sistem transmisi elektronik satu terminal komputer ke terminal komputer lain. Data yang dimaksud disini adalah sinyal-sinyal elektromagnetik yang dibangkitkan oleh sumber data yang dapat ditangkap dan dikirimkan ke terminal-terminal penerima. Yang dimaksud terminal adalah peralatan untuk terminal suatu data seperti disk drive, printer, monitor, papan ketik, scanner, plotter dan lain sebagainya.

Mengapa diperlukan suatu teknik komunikasi data antar komputer satu dengan komputer atau terminal yang lain. Salah satunya adalah sebagai berikut :

1.    Adanya distributed processing , ini mutlak diperlukan jaringan sebagai sarana pertukaran data.

2.    Transaksi sering terjadi pada suatu lokasi yang berbeda dengan lokasi pengolahan datanya atau lokasi di mana data tersebut akan digunakan, sehingga data perlu dikirim ke lokasi pengolahan data dan dikirim lagi ke lokasi yang membutuhkan informasi dari data tersebut.

3.    Biasanya lebih efisien atau lebih murah mengirim data lewat jalur komunikasi, lebih-lebih bila data telah diorganisasikan melalui komputer, dibandingkan dengan cara pengiriman biasa.

4.    Suatu organisasi yang mempunyai beberapa lokasi pengolahan data, data dari suatu lokasi pengolahan yang sibuk dapat membagi tugasnya dengan mengirimkan data ke lokasi pengolahan lain yang kurang atau tidak sibuk.

Jaringan komputer mulai berkembang di awal tahun 1980 sebagai media komunikasi komunikasi yang berkembang pesat. Sehingga sampai saat ini komputer menjadi sarana komunikasi yang sangat efektif dan hampir seluruh bentuk informasi melibatkan komputer dalam penggunaannya.

Dengan ditemukannya internet, berbagai informasi bisa diakses dari rumah dengan biaya yang murah. Komunikasi data sebenarnya merupakan gabungan dua teknik yang sama sekali jauh berbeda yaitu pengolahan data dan telekomunikasi. Dapat diartikan bahwa komunikasi data memberikan layanan komunikasi jarauk juah dengan sistem komputer.

 MODEL KOMUNIKASI

Dalam proses komunikasi data dari satu lokasi ke lokasi yang lain, harus ada minimal 3 unsur utama sistem yaitu sumber data, media transmisi dan penerima. Andaikan salah satu unsur tidak ada, maka komunikasi tidak dapat dilakukan. Secara garis besar proses komunikasi data digambarkan berikut ini :

Sumber Data.

Pengertian sumber data adalah unsur yang bertugas untuk mengirimkan informasi, misalkan terminal komputer, Sumber data ini membangkitkan berita atau informasi dan menempatkannya pada media transmisi. Sumber pada umumnya dilengkapi dengan transmitter yang berfungsi untuk mengubah informasi yang akan dikirimkan menjadi bentuk yang sesuai dengan media transmisi yang digunakan, antara lain pulsa listrik, gelombang elektromagnetik, pulsa digital. Contoh dari transmisi adalah modem yaitu perangkat yang bertugas untuk membangkitkan digital bitstream dari PC sebagai sumber data mejadi analog yang dapat dikirimkan melalui jaringan telepon biasa menuju ke tujuan.

Media Transmisi

Media transmisi data merupakan jalur dimana proses pengiriman data daari satu sumber ke penerima data. Beberapa media transmisi data yang dapat digunakan jalur transmisi atau carrier dari data yang dikirimkan, dapat berupa kabel, gelombang elektromagnetik, dan lain-lain. Dalam hal ini berfungsi sebagai jalur informasi untuk sampai pada tujuannya.

Ada beberapa hal yang berhubungan dengan transmisi data yaitu kapasitas dan tipe channel transmisi, kode transmisi, mode transmisi, protokol yang digunakan dan penggunaan kesalahan transmisi.

Beberapa media transmisi yang digunaka antara lain: twisted pair, kabel coaxial, serat optik dan gelombang elektromagnetik.

Penerima Data.

Pengertian penerima data adalah alat yang menerima data atau informasi, misalkan pesawat telepon, terninal komputer, dan lain-lain. Berfungsi mnerima data yang dikirimkan oleh suatu sumber informasi. Perima merupakan suata alat yang disebut receiver yang fungsinya untuk menerima sinyal dari sistem transmisi dan menggabungkannya ke dalam bentuk tertentu yang dapat ditangkap dan digunakan oleh penerima. Sebagai contoh modem yang berfungsi sebagai receiver yang menerima sinyal analog yang dikirim melalui kabel telepon dan mengubahnya menjadi suatu bit stream agar dapat ditangkap oleh komputer penerima.

Untuk mempermudah pengertian, komunikasi dapat dijelaskan dengan suatu model komunikasi yang sederhana, seperti pada gambar 4.2. Kegunaan dasar dari sistem komunikasi ini adalah menjalankan pertukaran data antara 2 pihak. Pada gambar diberikan contoh, yaitu komunikasi antara sebuah workstation dan sebuah server yang dihubungkan sengan sebuah jaringan telepon. Contoh lainnya bisa berupa pertukaran sinyal-sinyal suara antara 2 telepon pada satu jaringan yang sama.

Berikut ini penjelasan dari contoh komunikasi data tersebut

1.    Source (Sumber). Peralatan ini membangkitkan data sehingga dapat ditransmisikan. Misalkan telepon dan PC (Personal Computer)

2.    Transmiter (Pengirim). Biasanya data yang dibangkitkan dari sistem sumber tidak ditransmisikan secara langsung dalam bentuk aslinya. Sebuah transmisi cukup memindah dan menandai informasi dengan cara yang sama seperti menghasilkan sinyal-sinyal elektromagnetik yang dapat ditransmisikan melewati beberapa sistem transmisi berurutan. Sebagai contoh, sebuah modem tugasnya menyalurkan suatu digital bit stream dari suatu alat yang sebelumnya sudah dipersiapkan misalnya PC, dan menstransformasikan bit stream tersebut menjadi suatu sinyal analog yang dapat ditransmisikan melalui jaringan telepon.

1.    Sistem Transmisi. Berupa jalur transmisi tunggal atau jaringan kompleks yang menghubungkan antara sumber dengan tujuan.

2.    Receiver (Penerima). Receiver menerima sinyal dari sistem transmisi dan menggabungkannya ke dalam bentuk tertentu yang dapat ditangkap oleh tujuan. Sebagai contoh, sebuah modem akan menerima suatu sinyal analog yang datang dari jaringan atau jalur transmisi dan mengubahnya menjadi suatu digital bit stream.

3.    Destination (Tujuan). Menangkap data yang dihasilkan okeh receiver.

BENTUK-BENTUK KOMUNIKASI DATA

Suatu sistem komunikasi data dapat berbentuk offline communication system (sistem komunikasi offline) atau online communication system (sistem komunikasi online). Sistem komunikasi data dapat dimulai dengan sistem yang sederhana, seperti misalnya jaringan akses terminal, yaitu jaringan yang memungkinkan seorang operator mendapatkan akses ke fasilitas yang tersedia dalam jaringan tersebut. Operator bisa mengakses komputer guna memperoleh fasilitas, misalnya menjalankan program aplikasi, mengakses database, dan melakukan komunikasi dengan operator lain. Dalam lingkungan ideal, semua fasilitas ini harus tampak seakan-akan dalam terminalnya, walaupun sesungguhnya secara fisik berada pada lokasi yang terpisah.

Sistem Komunikasi Off line.

Sistem komunikasi Offline adalah suatu sistem pengiriman data melalui fasilitas telekomunikasi dari satu lokasi ke pusat pengolahan data, tetapi data yang dikirim tidak langsung diproses oleh CPU (Central Processing Unit). Seperti pada Gambar 4.3, di mana data yang akan diproses dibaca oleh terminal, kemudian dengan menggunakan modem, data tersebut dikirim melalui telekomunikasi. Di tempat tujuan data diterima juga oleh modem, kemudian oleh terminal, data disimpan ke alamat perekam seperti pada disket, magnetic tape, dan lain-lain. Dari alat perekam data ini, nantinya dapat diproses oleh komputer.

Peralatan-peralatan yang diperlukan dalam sistem komunikasi offline, antara lain :

1. Terminal

Terminal adalah suatu I/O device yang digunakan untuk mengirim data dan menerima data jarak jauh dengan menggunakan fasilitas telekomunikasi. Peralatan terminal ini bermacam-macam, seperti magnetic tape unit, disk drive, paper tape, dan lain-lain.

2. Jalur komunikasi

Jalur komunikasi adalah fasilitas telekomunikasi yang sering digunakan, seperti :                 telepon, telegraf, telex, dan dapat juga dengan fasilitas lainnya.

3. Modem

Model adalah singkatan dari Modulator / Demodulator. Suatu alat yang mengalihkan data dari sistem kode digital ke dalam sistem kode analog dan sebaliknya.

Sistem Komunikasi On line.

Pada sistem komunikasi On line ini, data yang dikirim melalui terminal komputer bisa langsung diperoleh, langsung diproses oleh komputer pada saat kita membutuhkan.

Sistem Komunikasi On line ini dapat berupa:

  • Realtime system
  • Batch Processing system
  • Time sharing system
  • Distributed data processing system

Realtime system

Suatu realtime system memungkinkan untuk mengirimkan data ke pusat komputer, diproses di pusat komputer seketika pada saat data diterima dan kemudia mengirimkan kembali hasil pengolahan ke pengirim data saat itu juga. American Airlines merupakan perusahaan yang pertama kali mempelopori sistem ini. Dengan realtime system ini, penumpang pesawat terbang dari suatu bandara atau agen tertentu dapat memesan tiket untuk suatu penerbangan tertentu dan mendapatkan hasilnya kurang dari 15 detik, hanya sekedar untuk mengetahui apakah masih ada tempat duduk di pesawat atau tidak.

Sistem realtime ini juga memungkinkan penghapusan waktu yang diperlukan untuk pengumpulan data dan distribusi data. Dalam hal ini berlaku komunikasi dua arah, yaitu pengiriman dan penerimaan respon dari pusat komputer dalam waktu yang relatif cepat.

Pada realtime system, merupakan komunikasi data dengan kecepatan tinggi. Kebutuhan informasi harus dapat dipenuhi pada saat yang sama atau dalam waktu seketika itu juga. Pada sistem ini proses dilakukan dalam hitungan beberapa detik saja, sehingga diperlukan jalur komunikasi yang cepat, sistem pengolahan yang cepat serta sistem memori dan penampungan atau buffer yang sangat besar.

Penggunaan sistem ini memerlukan suatu teknik dalam hal sistem disain, dan pemrograman, hal ini disebabkan karena pada pusat komputer dibutuhkan suatu bank data atau database yang siap untuk setiap kebutuhan. Biasanya peralatan yang digunakan sebagai database adalah magnetic disk storage, karena dapat mengolah secara direct access (akses langsung), dan perlu diketahui bahwa pada sistem ini menggunakan kemampuan multiprogramming, untuk melayani berbagai macam keperluan dalam satu waktu yang sama.

Time sharing system

Time sharing system adalah suatu teknik penggunaan online system oleh beberapa pemakai secara bergantian menurut waktu yang diperlukan pemakai (gambar 4.5). Disebabkan waktu perkembangan proses CPU semakin cepat, sedangkan alat Input/Output tidak dapat mengimbangi kecepatan dari CPU, maka kecepatan dari CPU dapat digunakan secara efisien dengan melayani beberapa alat I/O secara bergantian. Christopher Strachy pada tahun 1959 telah memberikan ide mengenai pembagian waktu yang dilakukan oleh CPU. Baru pada tahun 1961, pertama kali sistem yang benar-benar berbentuk time sharing system dilakukan di MIT (Massachusetts Institute of Technology) dan diberi nama CTSS (Compatible Time Sharing System) yang bisa melayani sebanyak 8 pemakai dengan menggunakan komputer IBM 7090.

Salah satu penggunaan time sharing system ini dapat dilihat dalam pemakaian suatu teller terminal pada suatu bank. Bilamana seorang nasabah datang ke bank tersebut untuk menyimpan uang atau mengambil uang, maka buku tabungannya ditempatkan pada terminal. Dan oleh operator pada terminal tersebut dicatat melalui papan ketik (keyboard), kemudian data tersebut dikirim secara langsung ke pusat komputer, memprosesnya, menghitung jumlah uang seperti yang dikehendaki, dan mencetaknya pada buku tabungan tersebut untuk transaksi yang baru saja dilakukan.

Distributed data processing system

Distributed data processing (DDP) system merupakan bentuk yang sering digunakan sekarang sebagai perkembangan dari time sharing system. Bila beberapa sistem komputer yang bebas tersebar yang masing-masing dapat memproses data sendiri dan dihubungkan dengan jaringan telekomunikasi, maka istilah time sharing sudah tidak tepat lagi. DDP system dapat didefinisikan sebagai suatu sistem komputer interaktif yang terpencar secara geografis dan dihubungkan dengan jalur telekomunikasi dan seitap komputer mampu memproses data secara mandiri dan mempunyai kemampuan berhubungan dengan komputer lain dalam suatu sistem.

Setiap lokasi menggunakan komputer yang lebih kecil dari komputer pusat dan mempunyai simpanan luar sendiri serta dapat melakukan pengolahan data sendiri. Pekerjaan yang terlalu besar yang tidak dapat dioleh di tempat sendiri, dapat diambil dari komputer pusat.

  JARINGAN KOMUNIKASI DATA

Jaringan Komunikasi data atau Jaringan Komputer merupakan sekumpulan komputer yang saling terhubung satu sama lain menggunakan protokol dan media transmisi tertentu. Berdasarkan luas area cakupan yang dicapai jaringan komputer dapat diklasifikan menjadi : Local Area Network (LAN) dan Wide area Network (WAN). Luas cakupan LAN lebih kecil dari WAN biasanya terdiri dari sekelompok gedung yang saling berdekatan.

TOPOLOGI JARINGAN

Topologi jaringan merupakan suatu cara untuk menghubungkan komputer atau terminal-terminal dalam suatu jaringan. Model dari topologi jaringan yang ada antara lain: Star, Loop, ring dan Bus.

Topologi Star

Pada topologi ini LAN terdiri dari sebuah cntral node yang berfungsi sebagai pengatur arus informasi dan penanggung jawa komunikasi dalam suatu jaringan. Jadi jika node yang satu ingin berkomunikasi dengan node yang lain maka harus melalui sentral node. Fungsi central node disini sangat penting, biasanya dalam sistem ini harus mempunyai kehandalan yang tinggi.

Topologi Bus

Pada topologi bus ini, node yang satu dengan node yang lain dihubungkan dengan jalur data atau bus. Semua node memiliki status yang sama antara satu dengan yang lainnya.

Topologi Loop

Topologi Loop ini menghubungkan antar node secara serial dalam bentuk suatu lingkaran tertutup. Semua node memiliki status yang sama.

Pada topologi loop ini, setiap node dapat melakukan tugas untuk operasi yang berbeda-beda. Topologi ini memiliki kelemahan, jika salah satu node rusak maka akan dapt menyebabkan gangguan komunikasi antar node satu dengan yang lainnya.

Topologi Ring

Topologi ring atau topologi cincin ini merupakan topologi hasil penggabungan antara topologi loop dengan topologi bus. Keuntungannya adalah bahwa jika salah satu node rusak, maka tidak akan mengganggu jalannya komunikasi antar node karena node yang rusak tersebtu diletakkan terpisah dari jalur data.

 PROTOKOL

Protokol dipergunakan untuk proses komunikasi data dari sistem-sistem yang berbeda-beda. Protokol merupakan sekumpulan aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi seperti pembuatan hubungan, proses transfer suatu file, serta memecahkan berbagai masalah khusus yang berhubungan dengan komunikasi data antara alat-alat komunikasi tersebut supaya komunikasi dapat berjalan dan dilakukan dengan benar.

Beberapa hal yang berhubungan dengan tugas-tugas protokol antara lain:

1.    Mengaktifkan jalur komunikasi data langsung, serta sistem sumber harus menginformasikan identitas sistem tujuan yang diinginkan kepada jaringan komunikasi.

2.    Sistem sumber harus dapat memastikan bahwa sistem tujuan benar-benar telah siap untuk menerima data.

3.    Aplikasi transfer file pada sistem sumber harus dapat memastikan bahwa program manajemen file pada sistem tujuan benar-benar dipersiapkan untuk menerima dan menyimpan file untuk beberapa user tertentu.

4.    Bila format-format file yang dipergunakan pada kedua sistem tersebtu tidak kompatibel, maka salah satu satau sistem yang lain harus mamapu melakukan fungsi penerjemahan format.

Standarisasi Protokol

Beragamnya berbagai komponen dan perangkat komputer dalam suatu jaringan, membutuhkan suatu standard protokol yang dapt digunakan oleh beragam perangkat tersebut. Modedl OSI (Open Systems Interconnection) dikembangkan oleh ISO(International Organization for Standardization) sebagai model untuk arsitektur komunikasi komputer, serta sebagai kerangka kerja bagi pengembangan standard-standard protokol. Model OSI terdiri dari tujuh lapisan, yaitu :

  • Application
  • Presentation
  • Session
  • Transport
  • Network
  • Data Link
  • Physical

Penjelasan dari ketujuh lapisan OSI diatas dijelaskan sebagai berikut :

1.    Application Layer

Merupakan lapisan yang menyediakan akses ke lingkungan OSI bagi pengguna serta menyediakan layanan informasi terdistribusi.

1.    Presentation Layer

Menyediakan keleluasaan terhadap proses aplikasi untuk bermacam-macam representasi data. Juga melakukan proses kompresi dan enkripsi data agar keamanan dapat lebih terjamin.

1.    Session Layer

Menyediakan struktur kontrol untuk komunikasi diantara aplikasi-aplikasi; menentukan, menyusun, mengatur dan mengakhiri sesi koneksi diantara aplikasi-aplikasi yang sedang beroperasi.

1.    Transport Layer

Menyediakan transfer data yang handal dan transparan diantara titik-titik ujung; menyediakan perbaikan end to end error dan flow control.

1.    Network Layer

Melengkapi lapisan yang lebih tinggi dengan keleluasaan dari transmisi data dan teknologi-teknologi switching yang dipergunakan untuk menghubungkan sistem; bertugas menyusun, mempertahankan, serta mengakhiri koneksi.

1.    Data Link Layer

Menyediakan transfer informasi yang reliabel melewati link fisik; mengirimi block (frame) dengan sinkronisasi yang diperlukan, kontrol error, dan flow control.

1.    Physical Layer

Berkaitan dengan transmisi bit stream yang tidak terstruktur sepanjang media physical (physical medium); berhubungan dengan karakteristik prosedural, fungsi, elektris, dan mekanis untuk mengakses media fisikal.

 

Sabtu, 11 Mei 2013

BAHASA PEMROGRAMAN COBOL

Pendahuluan

             COBOL (Common Business Oriented Language) adalah suatu bahasa komputer awam ( High Level Language) yang berorientasi langsung pada permasalahan bisnis. COBOL hampir dapat digunakan pada semua komputer bila terdapat compiler COBOL-nya. Diciptakan pada tahun 1959 dan dikembangkan oleh suatu grup bernama CODASYL (Conference on Data System Language).

            Diperkenalkan pertama kali secara formal pada bulan Januari 1960. COBOL mempunyai banyak versi, sehingga untuk mempermudah penggunanya COBOL terus dikembangkan dan distandarisasi pada tahun 1968 dan 1974, diberi nama ANSI COBOL (American National Standard Institute COBOL)

 

 

Struktur Program COBOL


           

Program COBOL dibagi kedalam 4 bagian yang disebut dengan Division. Masing-masing divisi dimulai dengan judul divisi dengan urutan sbb:

           

IDENTIFICATION DIVISION

            ENVIRONMENT DIVISION

            DATA DIVISION

            PROCEDURE DIVISION

 

Masing-masing divisi dapat terdiri dari urutan-urutan susunan bagian. Tersusun secara hirarki, yang secara umum sbb      :

Division

            Region

            Section

            Paragraph

            Sentence/Entry

Statement/Clause


Phrase/Option

 

Istilah Region, sentence, statement dan phrase/option digunakan pada PROCEDURE DIVISION, sedangkan istilah  Entry dan clause  digunakan pada ke-3 divisi lainnya.




DIVISION


 


 

Division, merupakan bagian utama dari suatu program COBOL dan selalu di awali dengan judul divisi.

 
REGION
 

Region, merupakan suatu kumpulan bagian tertentu dalam PROCEDURE DIVISION.

 
SECTION
 

Section, merupakan suatu kumpulan dari paragraph atau entry dan selalu diawali denga judul seksi.

 
PARAGRAPH
 


Paragraph, merupakan suatu grup dari kalimat (sentences) didalam PROCEDURE DIVISION dan selalu diawali dengan nama/ judul Paragraph.

 
ENTRY
 

Entry, merupakan sesuatu yang harus dituliskan pada tempat-tempat tertentu didalam program COBOL. Suatu entry dapat juga dikatakan sebagai suatu set (kumpulan) dari clause (anak kalimat) yang diakhiri dengan titik.
SENTENCE
 
Sentence, merupakan kumpulan dari satu atau lebih statement, dan harus diakhiri dengan tanda titik.

 
CLAUSE
   
Clause, merupakan kumpulan dari kata yang membentuk suatu arti. Clause adalah bagian dari entry.

 
STATEMENT
 

Statement, merupakan perintah pengerjaan untuk komputer. Statement dalam bentuk kata kerja yang merupakan COBOL Reserved Words.

 
PHRASE
 
 
 
Phrase, Suatu group kata yang merupakan bagian dari statement atau clause.

 
OPTION
 


Option, kebanyakan Phrase adalah optional (boleh disertakan/tidak) maka, sering disebut dengan Option.

 

Syarat Pemberian nama   :

 

1.            Gabungan dari huruf A-Z atau a-z, angka 0-9, Hypen (-).

2.            Panjang maksimum 30 karakter.

3.            Paling sedikit harus mengandung 1 huruf.

4.            tidak boleh mengandung karakter khusus kecuali hypen yang diletakkan ditengah-tengah, tidak boleh diawal atau diakhir.

5.            Tidak boleh mengandung COBOL reserved word.

6.            Tidak boleh ada blank atau spasi.

 

 
USER DEFINED WORD
 
           Programmer dapat membentuk kata-kata untuk membuat dan mendefinisikan tersendiri untuk pemberian nama pada:

1.            Nama-program (program-name) adalah suatu nama yang diberikan untuk menunjukkan identitas dari program yang dibuat, dituliskan pada paragraph PROGRAM-ID dalam IDENTIFICATION DIVISION.

 

2.            Nama-alat (mnemonic-name) adalah nama yang dibuat oleh programmer untuk menunjukkan suatu alat tertentu. Dibentuk pada paragraph SPECIAL-NAMES dalam ENVIRONMENTDIVISION.

 

3.            Nama-file (file-name) adalah nama yang dibuat untuk menunjukkan suatu file tertentu yang dipergunakan dalam program. Dibentuk pada paragraph FD (File Description) dalam DATA DIVISION atau pada statement CLOSE< OPEN< READ dalam PROCEDURE DIVISION.

 

4.            Nama-record, pada COBOL, record harus diberi nama-record (Record-name) pada DATA RECORD clause dan pada record description entry dalam DATA DIVISION.

 

5.            Nama-data (data-name) adalah nama yang dibuat untuk menunjukkan suatu data item yang dipergunakan dalam program. Dibentuk pada FILE SECTION di record description entry  dalam DATA DIVISION dan pada WORKING-STORAGE SECTION.

 

6.            Nama-indek dan nama-data-indek, digunakan untuk data pada tabel yang di-indek. Dibentuk secara implisit dengan OCCURS dan INDEXED BY clause. Nama-data-indek didefinisikan dengan mengunakan USAGE IS INDEX dalam DATA DIVISION.

 

7.            Nama-kondisi (condition-name) adalah nama data yang dihubungkan dengan suatu nilai tertentu. Didefinisikan dalam DATA DIVISION dengan level number 88 dan dioperasikan dalam PROCEDURE DIVISION pada statement IF.

 

8.            Nama-prosedur (procedure-name) atau nama-paragraph (paragraph-name) adalah nama yang menunjukkan suatu paragraph dalam PROCEDURE DIVISION. Nama-paragraph diperlukan bila proses akan melompat ke paragraph tertentu dengan menggunakan statement GO TO dan PERFORM dalam PROCEDURE DIVISION.

 

9.            Nama-seksi , pada PROCEDURE DIVISION, dapat dibuat menjadi beberapa seksi dan tiap seksi dapat dibentuk dengan dimulai judul seksinya yang disebut dengan Section-name.

 

10.          Nama-kualifikasi bila nama-data atau nama-kondisi tidak unik (ada yang sama satu dengan yang lain), untuk menentukan yang mana yang akan digunakan, dapat digunakan qualifier.

 


 




BENTUK DATA


 


 

 Dibagi menjadi dua:   

  1. Data Variable
  2. Konstanta
1. Data variabel

            Data variabel adalah data yang nilainya dapat berubah didalam program. Nilai data ini akan selalu berubah bila dibaca nilai data yang lain dengan nama data yang sama.

 2. Konstanta


            Konstanta atau data konstanta adalah bentuk dari data yang dibutuhkan untuk pengolahan dimana nilai datanya tidak tergantung dari input yang dibaca. Ada 3 bentuk dari konstanta yang dapat dipakai dalam PROCEDURE DIVISION pada program COBOL, yaitu Numeric Literal, Non Numeric Literal, dan Figurative Constant.

 2.1 Numeric Literal

Aturan penggunaan literal numerik     :

1.            Panjang maksimum 18 digit.

2.            Boleh ada tanda plus atau minus yang letaknya pada posisi terkiri tanpa ada spasi dengan angka pertama.Bila tidak bertanda berarti bernilai positif.

3.            Boleh ada titik desimal dimana saja kecuali pada posisi terkanan.

 2.2 Non-Numeric Literal


            Adalah konstanta yang digunakan bukan untuk operasi arithmatika. Aturan penggunaan literal bukan numerik           :

1.            Panjang maksimum 120 karakter

2.            Boleh terdiri dari kumpulan karakter (Character set) kecuali karakter petik.

3.            Dibatasi tanda petik pada awal dan akhir.

 2.3 Figurative Constant


            Figurative constant termasuk dalam COBOL reserved word yang mempunyai maksud tertentu yang namanya sudah dikenal oleh compiler. Contoh                     :

            ZERO, ZEROS, ZEROES     berarti nilai nol

            SPACE,SPACES                   berarti nilai 1 blank atau spasi

            QUOTE, QUOTES                 berarti tanda petik

 


OPERATOR ARITMATIKA
 


Operator
Fungsi
Jenjang
**
Pemangkatan
1
*
Perkalian
2
/
pembagian
2
+
penjumlahan
3
-
pengurangan
3

 

 

 

 
Ungkapan Aritmatika

Adalah kombinasi dari literal numerik, nama data, operator aritmatika, kurung buka dan kurung tutup. Penulisan ungkapan aritmatika harus dipisahkan paling sedikit dengan sebuah blank atau spasi.

 ATURAN PENULISAN SOURCE PROGRAM

Kolom yang tersedia untuk menuliskan program COBOL adal kolom 1- 80, dengan ketentuan :

Kolom 1 – 6              :             Digunakan untuk nomor urut bilamana diperlukan, sifatnya optional, dan nomor yang diberikan harus urut ascending.

 

Kolom 7                    :        a.    Tanda baris sambung dari baris sebelumnya dengan memberikan tanda hypen (-), baris sambungannya dimulai dari  Area B.

b.      Bila kolom ini di sis dengan karakter “*” , maka apa yang ditulis pada baris ini akan dianggap sebagai komentar.

c.      Bila kolom ini diisi dengan slash (/), maka baris yang ada tanda ini dianggap sebagai komentar dan akan dicetak mulai halaman baru teratas, bila source program  dicetak di printer.

d.      Bila kolom ini di isi dengan karakter “D” , baris ini juga dianggap sebagai komentar, tetapi bila pada ENVIRONMENT DIVISION dalam paragraph SOURCE-COMPUTER disebutkan WITH DEBUGGING MODE, maka akan berguna untuk tujuan debugging.

Kolom 8 – 11            :              Disebut dengan area A, semua judul divisi,judul seksi, nama paragraph, judul file description (FD), level number 01 dan level number 77 ditulis mulai kolom ke-8.

 

Kolom 12 – 72          :             Disebut dengan area B, semua elemen program selain yang ditulis di area A ditulis pada area B.

 

Kolom 73 – 80          :             Merupakan kolom yang tidak diproses oleh komputer, jadi jika diisi dengan catatan-catatan apa saja hanya untuk dokumentasi program.

 

LEVEL NUMBER

            Level number atau nomor jenjang adalah suatu nomor yang menunjukkan jenjang dari data item dalam suatu record.

Level number yang digunakan:

a.         01                    Untuk mengawali keterangan dari record (record description).

 

b.         02 – 49            Digunakan untuk mengawali keterangan dari data item.

 

c.         66                    Digunakan untuk RENAMES

 

d.         77                    Digunakan untuk mengawali data item yang berdiri sendiri. Hanya boleh    

                                     terdapat pada WORKING-STORAGE SECTION.

 

e.         88                                Digunakan untuk mengawali suatu nama kondisi.

 

PICTURE CLAUSE


Picture clause digunakan untuk menerangkan masing-masing data-item yang digunakan, mengenai ukuran dari field dan memberikan informasi dari nilai data tersebut, juga mengatur bentuk data dimemori.

 
Macam-macam picture clause:

1.         Picture karakter 9    :           Menunjukkan bahwa posisi sebuah memori hanya dapat mengandung nilai-nilai numerik saja. Ukuran panjang data-item ditentukan oleh banyaknya karakter 9 yang digunakan. Bersifat right justified.

2.         Picture karakter V    :           Menunjukkan lengkap anggapan dari titik desimal. Anggapan disini maksudnya adalah titik desimal tersebut tidak ditulis di memori, sehingga tidak termasuk sebagai panjang field.

3.         Picture karakter P    :           Digunakan dengan gabungan Picture karakter V, yang digunakan untuk menimbulkan angka 0.

4.         Picture karakter S    :           Digunakan untuk menyimpan tanda dari nilai data, dan tidak dihitung sebagai panjang field.

5.         Picture karakter A    :           Digunakan untuk menyimpan nilai data huruf(alphabetic).Bersifat left justified.

6.         Picture karakter X    :           Digunakan untuk menyimpan nilai data alphanumerik, dapat berupa gabungan angka, huruf, ataupun karakter khusus.

 

PICTURE EDITING

 

Berguna untuk perubahan bentuk data dari data yang telah tersimpan distorage (memori). Dengan adanya editing (perubahan), data yang dicetak pada output akan tampak lebih mudah dibaca, mudah dimengerti dan mempunyai susunan yang lebih baik dibandingkan dengan bentuk data asli yang tersimpan di storage.

Macam-macam picture editing     :

1.       Picture editing Z                   :      digunakan untuk menggantika angka 0 diawal agar tidak tampak pada waktu pencetakan.

 

2.       Picture editing $                   :      pada saat pencetakan karakter $ akan tampak pada ujung paling kiri.

 

3.       Picture editing “.”                 :      digunakan untuk menunjukkan letak posisi dari titik desimal pada pencetakan, hanya boleh dipergunaka 1 saja.

 

4.       Picture editing “,”                 :      digunakan untuk memberikan tanda koma pada tempat-tempat tertentu, dan boleh digunakan lebih dari 1.

 

5.       Picture editing “-“                 :      Jika data asli bernilai minus maka penggunaan tanda minus di awal atau diakhir akan menyebabkan tanda minus muncul pada saat pencetakan, sedangkan bila data positif akan digantikan dengan blank.

 

6.       Picture editing “+”                :      jika tanda plus digunakan diawal atau diakhir data maka akan tampak pada pencetakan bila data bernilai positif, jika data negatif akan muncul tanda minus, jika tidak bertanda dianggap positif.

 

7.       Picture editing B                  :      digunakan untuk mengedit nilai data bukan numerik.Blank akan disisipkan pada posisi dinama karakter B ditempatkan.

 

8.       Picture editing “*”                 :      digunakan untuk menggantikan nilai nol pada nilai data disebelah kanan dengan tanda *.

 

9.       Picture editing 0(nol)            :      digunakan untuk menyisipkan angka 0 pada posisi dimana karakter 0 ditempatkan.

 

10.     Picture editing “/”                 :      digunakan untuk menyisipkan karakter “/” diposisi dimana karakter tersebut ditempatkan.

 

11.     Picture  editing DB dan CR :      Sering digunakan pada aplikasi akuntansi. Ditulis mulai ujung sebelah kanan dari picture, dan hasilnya hanya tampak pada hasil edit bila nilai datanya negatif.

 
IDENTIFICATION DIVISION
 

Merupakan divisi yang pertama dalam COBOL dan yang paling sederhana. IDENTIFICATION DIVISION tidak dibagi dalam beberapa section tetapi langsung terdiri dari beberapa paragraph.
 

Bentuk umum dari IDENTIFICATION DIVISION      :

 

                        IDENTIFICATION DIVISION.

            PROGRAM-ID.  nama program.

[           AUTHOR.  nama programmer           .]

[           INSTALLATION. nama instalasi.        ]

[           DATE-WRITTEN. Tgl program dibuat.          ]

[           DATE-COMPILED. Tgl program dicompile.  ]

[           SECURITY. sifat program.     ]

 

keterangan     :

¨       Tulisan dalam tanda ‘[ ]’ bersifat optional, boleh disertakan boleh juga tidak.

¨       Ditulis persis seperti contoh diatas, diikuti titik dan diberi 1 spasi.

¨       Penulisan divisi dan semua paragraphnya dimulai pada area A atau kolom ke-8.

¨       Huruf kecil adalah nama yang dibuat oleh programmer.

¨       PROGRAM-ID  panjang maks. 6 karakter, boleh lebih tetapi hanya 6 karakter pertama saja yang dibaca.

 

 

Contoh:

                     IDENTIFICATION DIVISION.

                     PROGRAM-ID. Contoh.

                     AUTHOR. yuti

                     INSTALLATION. UNIVERSITAS GUNADARMA.

                     DATE-WRITTEN. 05-11-2003.

                     DATE-COMPILED. 06-11-2004.

                     SECURITY. rahasia.

                     ENVIRONMENT DIVISION.

                     DATA DIVISION.

                     PROCEDURE DIVISION.

                                 
               
 
ENVIRONMENT DIVISION
 

Menyediakan informasi mengenai peralatan yang dipergunakan didalam program.

 

Bentuk umum ENVIRONMENT DIVISION :

 

                        ENVIRONMENT DIVISION.

                        CONFIGURATION SECTION.

            [           SOURCE-COMPUTER. nama-komputer WITH DEBUGGING MODEL.   ]

            [           OBJECT-COMPUTER. nama-komputer.     ]

                        SPECIAL-NAMES.

                        [           PRINTER IS nama-mnemonic          ]

                        [           CURRENCY SIGN IS literal  ]

                        [           DECIMAL-POINT IS COMMA.         ]

                        INPUT-OUTPUT SECTION.

                        FILE-CONTROL.

                                    {file control entry}.

 

 

 

CONFIGURATION SECTION

Diperlukan karena kemungkinan program dibuat pada sebuah komputer dan dijalankan pada komputer yang lain.

¨       Paragraph SOURCE-COMPUTER

Paragraph ini digunakan untuk menunjukkan nama komputer yang digunakan dalam pembuatan dan mengkompilasi program.Ditulis mulai kolom ke-8 atau area A.Bila Clause WITH DEBUGGING MODE disertakan dan pada kolom ke-7 diberi karakter ‘D’ akan dikompilasi untuk tujuan penelusuran kesalahan.Statement untuk penelusuran kesalahan adalah statement READY TRACE, RESET TRACE, EXHIBIT.

 

¨       Paragraph OBJECT_COMPUTER

Paragraph ini untuk menunjukkan nama komputer yang digunakan untuk menjalankan program yang telah dikompilasi.

 

¨       Paragraph SPECIAL_NAMES

Paragraph ini sifatnya optional, digunakan untuk membuat nama khusus yang menghubungkan nama-mnemonic implementor dengan nama mnemonic yang dibuat programmer.

a.    PRINTER IS Clause

digunakan untuk menghubungkan nama mnemonik yang dibuat programmer dengan alat pencetak (PRINTER). Clause ini digunakan pada statement DISPLAY yang menggunakan UPON dalam PROCEDURE DIVISION.

 

       b.  CURRENCY SIGN IS Clause

            Untuk menunjukkan tanda mata uang digunakan $, jika ingin menggunakan simbol lain maka dituliskan pada SPECIAL_NAMES.

 

c.    DECIMAL_POINT IS COMMA Clause

Pada bahasa COBOL titik desimal digunakan bentuk karakter ‘ . ‘ bila di inginkan bukan karakter ‘ . ‘ tetapi koma dalat dituliskan SPECIAL_NAMES. DECIMAL POINT IS COMMA.

 

 

INPUT-OUTPUT SECTION.

Bila akan digunakan file dengan media simpanan sekunder,maka paragraph FILE_CONTROL dalam seksi ini harus ditulis. FILE_CONTROL entry terdiri dari 3 bentuk, tergantung dari organisasi file yang dipergunakan, yaitu ; Sequential file, indexed file, dan relative file.

¨       INPUT-OUTPUT SECTION untuk SEQUENTIAL FILE

Organisasi file bersifat terurut, data direkamkan direcord dalam file secara urut dan urutannya tidak akan berubah. Organisasi fiile ini hanya pada DISK dan PRINTER.

Bentuk umum      :

      INPUT-OUTPUT SECTION.

      FILE_CONTROL.

      SELECT nama-file ASSIGN TO [DISK/PRINTER]

                  [           ORGANIZATION IS [LINE] SEQUENTIAL   ]

                  [           ACCESS MODE IS SEQUENTIAL   ]

                  [           FILE STATUS IS nama-data  ].

 

¨       INPUT-OUTPUT SECTION untuk INDEXED FILE

Organisasi file yang datanya dapat diambil langsung diposisi record yang mmpunyai nilai kunci tertentu yang unik. Organisasi seperti ini memungkinkan pencarian data secara cepat.Organisasi file ini hanya pada DISK

Bentuk umum       :

      INPUT-OUTPUT SECTION.

      FILE_CONTROL.

      SELECT nama-file ASSIGN TO DISK

                  ORGANIZATION IS INDEXED

                                                               SEQUENTIAL

                  ACCESS MODE IS            RANDOM

                                                     

                                                               DYNAMIC

                 

                  RECORD KEY IS nama-data 1

        [         FILE STATUS IS nama-data 2           ]

 

 

 

 

¨       INPUT-OUTPUT SECTION untuk RELATIVE FILE

Organisasi file yang tiap-tiap recordnya dibedakan dengan sutau nomor record relative. Organisasi ini memungkinkan pencarian data yang cepat, hanya terdapat pada DISK.

 

Bentuk umum      :

      INPUT-OUTPUT SECTION.

      FILE_CONTROL.

      SELECT nama-file ASSIGN TO DISK

                  ORGANIZATION IS RELATIVE
                 ACCESS MODE IS          RANDOM

                                                            DYNAMIC         , RELATIVE KEY IS nama-data 1

     

      [           FILE STATUS IS nama-data 2           ]

 

 

DATA DIVISION
 

Memberikan penjelasan tentang input data dan output yang dipergunakan, atau berisi semua keterangan tentang file, record, nama-data serta bentuk / format yang akan dipergunakan didalam PROCEDURE DIVISION.

 

1.    FILE SECTION

Berisi mengenai file-file yang dipakai didalam program, FILE SECTION ini ada bila dipergunakan file dalam bentuk simpanan sekunder yaitu disk atau printer yang mempunyai hubungan dengan INPUT_OUTPUT SECTION dalam ENVIRONMENT DIVISION.

 

¨       BLOCK CONTAINS Clause

Menunjukkan ukuran dari record didalam file untuk tiap-tiap blocknya. Clause ini biasa digunakan pada file yang berupa tape magnetik.

 

¨       RECORD CONTAINS Clause

Menunjukkan banyaknya karakter tiap-tiap recordnya. Clause ini boleh tidak disertakan, karena nantinya akan termasuk dalam record description entry

 

¨       LABEL RECORD dan LABEL RECORDS Clause

Menunjukkan apakah file yang digunakan mempunyai label atau tidak.

LABEL RECORD IS OMITTED digunakan untuk card-file atau print-file yang tidak mempunyai label.

LABEL RECORD IS STANDARD digunakan untuk disk-file yang mempunyai label.

 

¨       VALUE OF FILE-ID Clause

Menunjukkan informasi mengenai file yang mempunyai label di disk. Label di disk ini berupa suatu nama-file yang berisi data yang direkamkan tersebut.

 

¨       DATA RECORD atau DATA RECORDS Clause

Menunjukkan nama-record dalam file, sifatnya optinal, hanya sebagai dokumentasi saja.

 

¨       LINAGE Clause

Pencetakan output di printer dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu :

a.       Dengan menganggap printer sebagai print-file, yang berbentuk organisasi file secara sequential, dengan menggunakan statement WRITE pada         procedure division.

b.         Dengan tanpa menggunakan print-file, tetapi langsung menghubungkan alat cetak printer sebagai nama-mnemonik  pada paragraph SPECIAL-NAMES, yang kemudian menggunakan statement DISPLAY… UPON.

 

LINAGE Clause digunakan untuk mengatur pencetakan output diprinter yang mempergunakan cara pertama, yaitu sebagai print-file yang menggunakan statement WRITE, menunjukkan jumlah baris yang akan dicetakper halamannya, jumlah dari baris kosong paling atas (TOP MARGIN) dan jumlah dari baris kosong paling bawah (BOTTOM MARGIN).

            LINAGE IS menunjukkan tubuh dari laporan, daerah laporan yang akan dicetak meliputi judul, isi dan footingnya.

WITH FOOTING AT menunjukkan daerah letak permukaan foot-note/footing (untuk pencetakan suatu total atau keterangan-keterangan untuk laporan).

LINES AT BOTTOM menunjukkan sejumlah baris yang tidak dipergunakan pada ujung bawah laporan.

 

2.    WORKING-STORAGE SECTION

Mempunyai maksud pemesanan tempat di internal memori (STORAGE) yang diperlukan oleh pekerjaan  (WORKING) proses program. Pemesanan tempat ini biasanya digunakan untuk :

a.    Bentuk, nilai dan nama data yang diperlukan didalam proses yang terpisah dan belum di sebutkan pada FILE SECTION. Data yang disebutkan pada FILE SECTION adalah data yang akan diambil dari disk-file, atau data yang akan direkamkan pada disk-file atau yang aklan dicetak pada print-file.

b.    Persiapan penulisan judul.

c.    Pemesanan tempat untuk data output yang akan ditampilkan.

 

Bentuk umum       :

      WORKING-STORAGE SECTION.

      77- level data description entry

      record description.

 

3.    SCREEN SECTION

berguna untuk menunjukkan bentuk format dari layar terminal untuk menampilkan data atau memasukkan data. Data-item yang dipergunakan dapat berupa group data item atau data item individu.

 

SCREEN berhubungan dengan statemet DISPLAY dan ACCEPT dalam PROCEDURE DIVISION.

 

Statement DISPLAY digunakan untuk menampilkan format yang telah dibentuk di SCREEN SECTION pada layar terminal.

 

Statement ACCEPT digunakan untuk memasukkan nilai data-item lewat layar terminal dengan bentuk format yang dibentuk pada SCREEN SECTION tersebut.        

¨       BLANK SCREEN Clause, digunakan untuk membersihkan layar dan menempatkan kursor pada posisi kiri atas.

¨       LINE Clause, digunakan untuk menempatkan cursor pada posisi baris tertentu.

¨       COLUMN Clause, digunakan untuk menempatkan kursor pada posisi kolom tertentu.

¨       BLANK LINE Clause, digunakan untuk menghapus tampilan pada baris tertentu dilayar.

¨       UNDERLINE, REVERSE-VIDEO, HIGHLIGHT dan BLINK Clause, digunakan untuk menampilkan efek tertentu.

UNDERLINE clause, digunakan untuk memberikan garis bawah pada tampilannya.

REVERSE-VIDEO clause,  digunakan untuk membalik warna dari tempilannya, warna dasar menjadi warna tampilannya dan sebaliknya.

HIGHLIGHT clause, digunakan untuk menampilkan tampilan dengan bentuk yang lebih terang.

BLINK clause, digunakan untuk membuat kedap-kedip bentuk tampilannya.

 

¨       FROM, TO dan USING Clause, digunakan untuk menampilkan atau menerima data yang bentuk data-itemnya dihubungkan ditempat lain diluar SCREEN SECTION. misalnya pada WORKING-STORAGE SECTION, FILE SECTION, atau LINKAGE SECTION.

FROM clause digunakan untuk menampilkan isi data.

TO clause digunakan untuk menerima isi data.

USING clause digunakan untuk menggantikan FROM clause, bila hanya dipergunakan statement DISPLAY. atau digunakan untuk menggantikan FROM dan TO yang digunakan bersama-sama, bila digunakan statement DISPLAY dan ACCEPT.

 

¨       BLANK WHEN ZERO Clause, digunakan untuk menampilkan spasi / blank bila suatu data numerik mengandung nilai 0.

 

¨       AUTO, SECURE, REQUIRED, dan FULL Clause, digunakan untuk memberikan efek tertentu pada waktu memasukkan nilai suatu data.

AUTO clause, digunakan untuk pergeseran cursor secara otomatis ke field berikutnya, bila field data item sudah penuh terisi.

SECURE clause, digunakan untuk membuat supaya suatu nilai data yang dimasukkan pada field data item tertentu tidak tampak sewaktu diketik, sebagai gantinya akan muncul karakter ‘ * ‘.

FULL clause, digunakan untuk suatu field data item yang harus diisi dengan suatu data sampai penuh untuk tempat yang disediakan.

 

PROCEDURE DIVISION
   

Merupakan inti dari pemrograman COBOL. Statement yang ada pada PROCEDURE DIVISION dibentuk dari verb, diantaranya: MOVE, DISPLAY, ACCEPT, dan STOP.

 

¨       MOVE verb

Digunakan untuk memindahkan data dari satu field ke lokasi field yang lain, sehingga input data dapat dimanipulasi untuk menghasilkan output.
 
Bentuk khusus dari MOVE adalah MOVE CORRESPONDING, yang berguna untuk memindahkan data dari group data item ke group lain.

Bentuk umum       ;

 

      MOVE CORRESPONDING  nama-data-1   TO       nama-data-2

 

¨       DISPLAY verb

Digunakan untuk menampilkan hasil dilayar ataupun printer. Jika dipergunakan statement WRITE untuk menampilkan hasil di printer, maka print-file harus disebutkan terlebih dahulu di ENVIRONMENT DIVISION pada FILE-CONTROL.  Ada 3 bentuk statement DISPLAY:

 
¨       ACCEPT verb

Digunakan untuk memasukkan data lewat layar sewaktu program tersebut dijalankan (runtime). Ada 4 bentuk statement ACCEPT          :

 

 a.    Bentuk 1

BU       :           ACCEPT nama-data

 

Data yang dimasukkan akan ditempatkan pada nama-data setelah ACCEPT, yang bentuk, jenis dan panjangnya sudah ditentukan dalam DATA DIVISION.

 
b.    Bentuk 2

BU       :           ACCEPT nama-layar [ ON ESCAPE statement-imperative  ]

 

            Digunakan untuk menerima data dan mengirimkan data tersebut ke (TO) atau menggunakan (USING) field data item yang disebutkan pada nama-layar di SCREEN SECTION dalam DATA DIVISION.

 

                  
 

¨       ZERO-FILL phrase menyebabkan bila posisi-posisi field data-item penerima data tidak di isi dengan data (langsung menekan enter ) akan terisis dengan nol.

¨       SPACE-FILL phrase menyababkan bila posisi-posisi fieldd data-item dilayar tidak di isi dengan data (langsung menekan enter) akan terisi blank pada layar tetapi field data-item penerima tetap berisi nilai nol atau nilai sebelumnya, biasanya untuk jenis data numerik.

 

¨       LEFT-JUSTIFY phrase tidak berfungsi pada MS COBOL, tetapi boleh ditulis

 

¨       RIGHT-JUSTIFY phrase menyebabkan setelah data dimasukkan, hasil akhir yang tampak dilayar akan rata sebelah kanan. Digunakan untuk jenis data-item alphabetik atau alphanumerik.

 

¨       TRAILING-SIGN phrase menyebabkan tanda operasi + atau – tampak diposisi paling kanan dari field data input.

 

¨       PROMPT phrase menyebabkan tampilan untuk field data-item penerima berbentuk nol untuk posisi digit, titik untuk desimal point dan spasi untuk tanda operasi + (plus) atau – (minus).

 

¨       UPDATE phrase menyebabkan tampilan utuk field data-item penerima berbentuk nilai awal dari field penerima tersebut.

 

¨       LENGTH-CHECK phrase menyebabkan penekanan tombol carriage return tidak berfungsi kalau semua posisi field penerima belum terisi semua.

 

¨       EMPTY-CHECK phrase menyebabkan penekanan tombol carriage return tidak berfungsi jika tidak paling sedikit sebuah karakter atau angka yang bukan sifatnya terminator sudah di input.

 

¨       AUTO-SKIP phrase menyebabkan proses pemasukan data bergeser ke field penerima data lain berikutnya, bila posisi field penerima sudah penuh terisi tanpa harus menekan tombol carriage return atau tombol terminator yang lainnya.

 

¨       NO-ECHO phrase menyebabkan data yang dimasukkan tidak tampak dilayar.

¨       BEEP phrase menyebabkan bunyi bel sewaktu data di input.

 

d.    Bentuk 4

 
       DAY

       TIME

       ESCAPE-KEY

           

¨       DATE, akan mendapatkan 6 digit nilai standard dengan  bentuk  YYMMDD, diambil langsung dari “system-date”.(2 digit tahun, 2 digit bulan, 2 digit tanggal)

¨       DAY, akan mendapatkan 5 digit nilai “julian date” dengan bentuk YYDDD ( 2 digit tahun, 3 digit jumlah hari untuk tanggal tersebut)

¨       TIME, akan mendapatkan 8 digit nilai dengan bentuk JJMMDDSS ( 2 digit jam 00-23, 2 digit menit 00-59, 2 digit detik 00-59, 2 digit seperseratus detik 00-99).

¨       ESCAPE-KEY, akan mendapatkan 2 digit kode yang dihasilkan dari penekanan tombol-tombol terminator. yaitu : Backtab = 99, Escape = 01, Carriage-return = 00, Function key 1 – 10  = 02 – 11.

 

¨       STOP verb

Digunakan untuk menghentikan program baik secara permanen maupun sementara.

BU :

                  STOP      literal

                                  RUN

 

STOP literal, akan menyebabkan proses program terhenti sementara dan literal akan ditampilkan dilayar. Jika operator menekan sembarang tombol maka program akan dilanjutkan mulai statement setelah STOP literal tersebut.

STOP RUN, akan menyebabkan program berhenti secara permanen.

 

 

 

 

 

 

 

¨       ADD Verb

Digunakan untuk menambahkan 2 atau lebih operand numerik dan menyimpan hasilnya.

BU-1:

                  ADD    nama-data-1   ,           nama-data-2   … TO nama-data-m [ROUNDED]

                              literal-1                        literal-2           

                                                                        [;          ON SIZE ERROR statement imperative]

 

BU-2:

                 ADD    nama-data-1   ,           nama-data-2   … GIVING nama-data-m [ROUNDED]

                             literal-1                        literal-2           

                                                                 [;          ON SIZE ERROR statement imperative]

 

Keterangan          :

1.    TO digunakan bila beberapa nilai akan dijumlahkan dan hasilnya akan disimpan pada salah satu operand.

2.    GIVING digunakan bila beberapa nilai dijumlahkan dan hasilnya disimpan pada nama data yang lain.

3.    Field penerima harus merupakan nama data, bukan literal.

4.    Bentuk TO dan GIVING harus ada dan salah satu diantaranya, tidak boleh dipergunakan keduanya.

5.    Semua nama-data yang dipergunakan di dalam operasi aritmatika harus berbentuk data numerik dengan picture yang belum diedit kecuali operand dari field penerima.

6.    ROUNDED option digunakan bila diinginkan hasil perhitungan dibulatkan

7.    ON SIZE ERROR digunakan bila hasil perhitungan untuk digit-digit bilangan utuh (high order digits) tidak bisa masuk seluruhnya pada field penerima, nilai tidak akan disimpan di storsge dan program akan melanjutkan pada imperative statement yang mengikutinya.

 

¨       SUBSTRACT Verb

Digunakan untuk operasi pengurangan suatu nilai data numerik.

BU :

                  SUBSTRACT nama-data-1   ,           nama-data-2  

                                          literal-1                        literal2

                                          FROM nama-data-n               GIVING           nama-data-m

                                                      literal-n

                                                      [ROUNDED] [;ON SIZE ERROR imperative statement]

 

 

 

 

 

¨       MULTIPLY Verb

Digunakan untuk mengalikan 2 nilai numerik dan menyimpan hasilnya.

BU 1          :

                  MULTIPLY      nama-data-1   BY       nama-data-2

                                          literal-1

 

BU 2          :

                  MULTIPLY      nama-data-1   BY       nama-data-2

                                          literal-1                        literal-2

                                          GIVING nama-data-3 [ROUNDED]

                                          [;          ON SIZE ERROR imperative statement]

 

 

¨       DIVIDE Verb

Digunakan untuk membentuk statement operasi pembagian.

BU 1          :

                  DIVIDE               nama-data-1                   INTO   nama-data-2 [ROUNDED]

                                             literal-1

                                             [ ; ON SIZE ERROR imperative statement]

 

BU 2          :

                  DIVIDE               nama-data-1                    INTO   nama-data-2

                                             literal-1                                 literal-2

                                             GIVING        nama-data-3   [ROUNDED]

                                             [ ;      ON SIZE ERROR imperative statement]

 

BU 3          :

                  DIVIDE               nama-data-1                        BY       nama-data-2

                                             literal-1                                 literal-2

                                             GIVING        nama-data-3   [ROUNDED]

                                             [ ;      ON SIZE ERROR imperative statement]

 

BU 4          :

                  DIVIDE               nama-data-1                        INTO   nama-data-2

                                             literal-1                                 literal-2

                                             GIVING        nama-data-3   [ROUNDED]

                                             REMAINDER          nama-data-4

                                             [ ;      ON SIZE ERROR imperative statement]

 

 

 

 

BU 5          :

                  DIVIDE               nama-data-1                        BY       nama-data-2

                                             literal-1                                 literal-2

                                             GIVING        nama-data-3   [ROUNDED]

                                             REMAINDER nama-data-4

                                             [ ;      ON SIZE ERROR imperative statement]

 

¨       COMPUTE

Digunakan untuk operasi yang lebih rumit, untuk menyederhanakan 4 arithmatic verb sebelumnya.

BU :

      COMPUTE     nama-data-1 [ROUNDED]     =          ungkapan aritmatika

                              [  ;        ON SIZE ERROR imperative statement]

 

¨       GO TO Verb

Digunakan untuk alih kontrol tanpa syarat ke paragraph tertentu.

BU :

      GO TO nama-paragraph

 

¨       GO TO … DEPENDING Verb

Digunakan untuk alih kontrol bersyarat. Beralih pada paragraph tertentu dengan kondisi tertentu.

BU :

      GO TO nama-paragraph-1, nama-paragraph-2, … nama-paragraph-n

                  DEPENDING ON nama-data

 

¨       ALTER Verb

Digunakan untuk merubah arah tujuan proses dari statement GO TO yang telah ada di program.

BU :

      ALTER nama-paragraph-1 TO [ PROCEED TO] nama-paragraph-2

 

¨       PERFORM Verb

Digunakan untuk membuat suatu statement yang akan membawa proses dari program meloncat kesuatu paragraph, kemudian menjalankan seluruh statetement yang ada pada paragraph tersebut. Jika telah selesai akan kembali ke statement setelah PERFORM.

BU :

      PERFORM     nama-paragrapg-1      THROUGH     nama-paragraph-2

      THRU

 

 

DEBUGGING


 

            Debugging  adalah proses mencari sebab kesalahan program dan membetulkannya. Kesalahan-kesalahan tersebut diantaranya : kesalahan bahasa ( language errors), kesalahan sewaktu proses (run-time errors), kesalahan logika program ( logical errors ).

 

Kesalahan Bahasa


            Kesalahan bahasa atau kesalahan penulisan (syntax errors) adalah kesalahan didalam penulisan sorce program yang tidak sesuai dengan yang disyaratkan. Kesalahan in merupakan kesalahan yang relatif mudah dilacak dan dibetulkan, karena kompile COBOL akan mendeteksi dan memberitahukan letak serta sebab kesalahannya.

 

Kesalahan Sewaktu Proses


            Kesalahan sewaktu proses (run-time errors) adalah kesalahan yang terjadi sewaktu executable program dijalankan. Kesalahan ini menyebabkan program terhenti sebelum saatnya. Bila terjadi run-time errors, COBOL akan menyajikan sebab dari kesalahan, nama-program dari PROGRAM-ID dan baris dari program yang salah.

 

Kesalahan Logika


Merupakan kesalahan yang tidak bisa dilabak oleh COBOL, karena kesalahan terdapat pada logika pemrogramannya.

 

 

 

FILE URUT (Lanjutan)


 

ENVIRONMENT DIVISION

            Informasi mengenai organisasi file urut disebutkan pada INPUT-OUTPUT SECTION. ASSIGN clause menunjukkan bentuk dari file yang akan dipergunakan yaitu disk-file atau print-file. ORGANIZATION IS LINE SEQUENTIAL atau SEQUENTIAL boleh dipilih salah satu, jika tidak disebutkan dianggap (default) SEQUENTIAL.

FILE STATUS clause digunakan untuk menunjukan jenis kesalahan yang terjadi dari suatu hasil operasi. Jenis kesalahan ini ditunnjukan oleh suatu nilai sepanjang karakter yang disimpan pada nama data yang disebutkan pada clause ini dan sudah disebutkan terlebih dahulu pada WORKING-STORAGE SECTION atau pada LINKAGE SECTION.

 

                        Nilai status organisasi file urut

                       

Nilai Status
Jenis Kesalahan
00
Tidak terjadi kesalahan
10
Akhir dari file ( End Of File )
30
File tidak ada ( File Not Found )
34
Disk Penuh ( Disk space full )
91
Struktur file rusak

 

 

PROCEDURE DIVISION

 

Statement khusus yang dipergunakan dalam PROCEDURE DIVISION yaitu OPEN, CLOSE, READ, WRITE, REWRITE, dan USE

OPEN verb digunakan untuk membuka file yang akan diakses. CLOSE verb digunakan untuk menutup file yang digunakan setelah selesai melaksanakan operasi file untuk mecegah rusaknya struktur file. WRITE verb digunakan untuk merekamkan data pada record tertentu difile yang telah dibuka. READ verb digunakan untuk membaca record yang ada di file. REWRITE verb digunakan untuk merekam ulang record yang sudah pernah direkam / update record.

 

 

 
Get Free Music at www.divine-music.info
Get Free Music at www.divine-music.info

Free Music at divine-music.info